Selasa, 08 Maret 2011

fenomena facebook

Beberapa tahun belakangan ini, perkembangan situs jejaring sosial di dunia maya sangat pesat. Diawal perkembangannya, kita kenal sebuah situs yang bernama friendster. Situs yang satu ini, banyak digandrungi oleh kaum remaja karena beragam pilihan untuk memodifikasi tampilan.
Setelah itu, muncul jejaring sosial lain yang mampu membuat pengguna - pengguna friendster berpindah. Itulah Facebook, sebuah situs jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Kemudian setelah itu diikuti dengan adanya twitter dan plurk.
Sekarang, hampir semua siswa- siswa baik itu SMP, SMA bahkan SD sudah punya account facebook. Dimanapun, bisa update status. Di kelas, dirumah, di mall, atau bahkan di angkot. untuk mengaksesnya pun tidak mesti ke warnet lagi karena sudah banyaknya HP yang mempunyai fasilitas facebook.
Beragamnya fitur yang disediakan, membuat facebook tidak hanya familiar dikalangan pelajar ataupun remaja, tapi hampir semua kalangan bisa tersentuh oleh situs ini. Bahkan Obama, berhasil memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat karena kampanye yang ia lakukan melaui facebook. Dewasa ini situs jejaring sosial sedikit demi sedikit mulai beralih fungsi.
Dari sekedar untuk mencari teman dan sahabat, sekarang bisa dimanfaatkan untuk mencari relasi bisnis, pelanggan, bahkan diskusi pelajaran sekalipun.
Tidak dipungkiri, facebook pun bisa dimanfaatkan untuk perkembangan dunia pendidikan. Contoh, sebagai sarana komunikasi siswa dan murid, baik itu diskusi pelajaran, maupun memberikan pengumuman mengenai tugas dan informasi lainnya. Yang saya tahu, hal itu sudah dilakukan oleh beberapa dosen - dosen di perguruan tinggi, Termasuk dosen saya di Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penyebaran informasi melalui situs ini, sangat efektif karena hampir seluruh mahasiswa punya facebook dan selalu online.
Tidak dipungkiri hal ini juga bisa dilakukan oleh guru - guru di sekolah. Materi pelajaran bisa dipost melalui fitur note yang disediakan dan tag semua siswa - siswanya. Ketika ada yang tidak mengerti, siswa bisa langsung bertanya dengan menuliskan di kolom komentar yang disediakan. Ketika ada informasi mendadak yang harus disampaikan, si Guru bisa langsung update statusnya. Hal itu biasanya dipraktekkan dosen saya, ketika mereka tiba - tiba tidak bisa masuk kuliah atau datang terlambat, tinggal update status, dan informasi itu akan tersebar dengan cepat ke kalangan mahasiswa.
Selain itu, guru bisa membuat group kelas, dan mengundang semua murid – muridnya untuk bergabung di group tersebut. Fitur ini berfungsi sebagai forum diskusi, sehingga guru bisa mengontrol dan ikut dalam diskusi dengan siswa nya. Jika ada foto yang menarik, tidak menutup kemungkinan untuk menguploadnya.
Tepat sekali, facebook bisa berubah fungsi menjadi E-learning, dan forum diskusi.
Bedanya E-learning hanya dikunjungi siswa ketika ada tugas dan materi yang harus diambil, sedangkan facebook setiap saat dikunjungi oleh siswa dan mahasiswa, sehingga semua materi dan informasi yang akan disampaikan guru akan tersampaikan dengan cepat dan tepat sasaran. Dan disini peran guru, untuk bisa membungkus materi - materi pelajaran semenarik mungkin sehingga, membuat siswa tertarik untuk membacanya.
Tapi dalam memanfaatkan media ini, guru harus memperhatikan etika – etika dalam bertanya dan memberi komentar, sehingga komunikasi murid dan guru tidak menjadi masalah yang akan berlanjut di dunia nyata. Kalau etika yang diterapkan dosen saya adalah selalu menggunakan bahasa yang baik dan jelas jika berkomunikasi dengannya. Itu salah satu contoh etika yang bisa diterapkan, dan banyak lagi yang lain, tergantung kebutuhan dan karakter murid masing – masing.
Inilah tantangan guru kedepannya, guru tidak hanya bisa melarang siswa apalagi alumni untuk bergaul di dunianya.Gurupun tidak bisa memaksa agar murid mengerti dengan guru, justru yg harus dilakukan adalah masuk dan menyelami dunia murid agar dan untuk berusaha memahaminya. Sehingga tidak ada kesenjangan pemahaman kedua belah pihak. (Syah Arman, Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Makassar dan Calon Guru SD)

0 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Poskan Komentar

Prev Prev home

aku berada didalam kejahatan yg tak punya malu.. ingin merasakan rasanya sensasi yg baru.. godaan yg membuatku senang..


dilarang merokok,,blog ini ber~AC...!!!
boland capzlock
Diberdayakan oleh Blogger.
RUANG MANAJEMEN SUDUT PANDANG © design Template 2011 by:
boland capzlock
blogwalking.. Selamat datang di blog saya.